
Salah satu kesalahan manusia adalah membebani masa sekarang dengan beban2 masa depan yang panjang.Di kala seseorang sedang berangan-angan pikirannya melintas jauh ke adalam suatu garis yang tak berujung,dan dengan cepat ia beralih menjadi kecemasan yang merongrong.....
Hadapilah hidup pada hari ini......!!!!!Itu lebih baik dan bermanfaat....
JANGAN biarkan kebimbangan dan kecemasan akan masa depan merajalela dan sanubari Anda....
Sebenarnya Anda telah memiliki dunia seluruhnya,,,,pada hari dikumpulkannya unsur2 ini semua ini semuanya di tangan Anda...keamanan,kesehatan dan kecukupan merupakan suatu kekuatan yang di berikan kepada akal untuk berpikir dengan tenang dan mantap,,,,yang kadang2 dapat merubah perjalan sejarah seluruhnya..Semua nikmat ini adalah jaminan yang besar bagi pemiliknya agar dapat menjalani masa sekarang yang sedang dihadapinya dengan membawa hasil yang sempurna,
terlepas dari segala macam kesulitan dan masalah.....!!!!
Nabi Ibrahim As setiap subuh selalu berdo'a:
''Ya Allah,ini adalah ciptaan-Mu yang baru.Maka bukakanlah atasku pintu taat kepada-Mu.Dan tutuplah hari ini bagiku dengan ampunan serta keridhoan-Mu.Karuniailah aku di dalamnya kebaikan, dan terimalah kebaikan itu dariku,bersih kanlah serta lipat gandakanlah kebaikan itu buatku.Ampunilah perbuatan2 jahat yang kulakukan....''(Ihya Ulumuddin)
Nabi Muhamad Sholallohu 'alaihi wa'salam bersabada:
''Barangsiapa berdo'a dengan doa di atas di waktu pagi berarti ia telah menunaikan rasa syukurnya pada hari itu!''
Sebagian orang ada yang meremehkan keselamatan dan ketenangan dalam jiwa dan keluargannya yang telah di berikan Allah kepadanya.Mereka menganggap kecil nikmat2 yang besar itu dan membesar-besarkan kegagalan mereka dalam mengumpulkan kekkayaan/dalam posisi yang mapan...
Sesungguhnya kecukupan itu sendiri dan penggunaan yang baik dari apa yang ada di tangan,serta membuang ketergantungan terhadap angan2 adalah pertanda kebesaran jiwa dan merupakan rahasia kemenangan terhadap kondisi,lingkungan dan keadaan yang di hadapi....
Orang yang terlalu mencemaskan masa depan yang belom terjadi bisa membuat dirinya streess dan kehilangan akal sehatnya....
Perhatikan ucapan Abu Hatim:''Sesungguhnya antara aku dan para raja itu sama2 berada dalam hari yang sama.Hari kemarin sudah tidak mereka rasakan lagi kelezatannya!!!Dan hari esok,aku dan mereka sama2 mengkuatirkannya''
Ketahuilah ,bahwa kehidupan pada batas2 hari ini bukanlah berarti tidak memikirkan masa yang akan datang/tidak mempersiapkan diri untuk masa depan..
Di sini terdapat perbedaan antara menaruh perhatian pada masa datang dan cemas memikirkannya...
Karena menaruh perhatian dan memikirkan hari esok adalah pertanda akal yang SEHAT...
Sebenarnya di kala agama melarang seseorang untuk berbuat boros dan menganjurkan hidup hemat, adalah untuk memberi rasa aman kepada orang itu dalam menghadapi masa depannya..
'Bermegah-megahan telah melalaikan kamu,sampai kamu masuk kedlam kubur.(QS Al-Takaatsur:1-2)
Karena hari ini merupakan dasar yang baik bagi masa depan yang sukses...!!!
Tahukah Anda umur itu telah dicuri dari sseorang???Ia telah melupakan hari ini dalam penantian hari esok.Ia senantiasa dalam keadaan demikian hingga akhir ajalnya,sedangkan di tangannya tidak ada sedikitpun kebaikan yang dilakukan...
Orang2 yang telah membuang waktu,menyia-nyikan umurnya dengan hal2 yang tidak bermanfaat dan membiarkan hari-hari berlalu di hadapannya tanpa membawa hasil. Allah berfirman tentang mereka:
''Pada hari mereka melihat hari berbangkit itu,mereka merasa seakan-akan tidak tinggal(di dunia) melainkan(sebentar saja)di waktu sore atau pagi hari''(QS An-Naazi'aat:46)
Semoga kita termasuk orang2 yang bisa mengendalikan dan memanfaatkan hari...Amiiin.